Lantai Kayu (Parket)


Lantai tidak hanya berfungsi sebagai tempat pijakan. Tampilan lantai juga bisa memperkuat desain interior sebuah hunian atau ruangan. Material lantai banyak macamnya, sehingga bisa dipilih sesuai selera penghuni rumah.

Material lantai juga dapat diselaraskan dgn konsep arsitektur bangunan. Tidak harus selalu keramik, lantai kayu (parket) pun bisa menjadi pilihan.

Lantai kayudewasa ini semakin diminati karena memiliki nilai estetika alami. Lantai kayu jenis ini juga menawarkan kenyamanan karena mampu membuat ruangan menjadi hangat dan natural.

Namun, utk mengaplikasikan lantai kayu kita perlu mempertimbangkan pola lantai. Hal ini terkait dgn jenis material yg disesuaikan dgn aktivitas atau kegiatan dalam ruang. Pertama dari aktivitas fisik, ditentukan material apa saja yg bisa diterapkan. Setelah itu, utk memenuhi kebutuhan psikis agar aman dan nyaman dipilih material yg paling sesuai

Bentuk lantai kayu juga beragam. Ada yg berbentuk bujur sangkar, empat persegi panjang, dan segi tiga. Kendati demikian, parket juga bisa dipesan secara khusus, seperti dgn bentuk kurva atau lingkaran. Jenis parket ada tiga, yakni solid parquet (parket kayu solid), laminate parquet, dan veneer parquet. Annahape menjelaskan, pada parket kayu solid, seluruh lantai parketnya terbuat dari potongan kayu solid dgn ketebalan sekitar 1,5 cm.

Jika ingin yg lebih tahan terhadap rayap dan cuaca, Anda bisa memilih menggunakan parket laminate. Sebab, material parket ini bukan dari kayu (faux wood). Material parket laminate berasal dari fiber yg diolah menyerupai kayu, yg kadang-kadang dilapisi plywood di bagian bawahnya.

Keistimewaan lantai kayu ini adalah bisa diaplikasikan di hampir semua interior desain rumah atau dekorasi ruang. Mulai desain teras luar, desain foyer, desain ruang tamu, desain ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur, sampai desain interior home theater. Pasalnya, selain berfungsi membuat ruang lebih hangat, lantai kayu juga menjadi simbol kemewahan dan keeleganan sebuah hunian.

Posted in Parket | Leave a comment

Merawat Rumah Bagi Pengidap Alergi


Mengidap alergi bukan hal yang menyenangkan. Hanya karena hal-hal sepele seperti debu dan tungau, aktivitas Anda sepanjang hari dapat terhambat.

 

1359086-membersihkan-rumah-untuk-orang-alergi-620X310

 

 

Untuk menghindari hal tersebut, berikut ini sepuluh tips merawat rumah bagi Anda yang mengidap alergi:

1. Tentukan dan patuhi jadwal membersihkan rumah

Sebisa mungkin, hindari adanya debu dan bulu binatang di dalam rumah Anda. Pastikan Anda mengelap permukaan di dalam rumah dengan lap lembab ketimbang sekedar menggunakan kemoceng untuk menghilangkan debu. Menggunakan kemoceng hanya “membuang” debu kembali ke udara.

2. Biasakan melepas sepatu di dalam rumah

Cara ini merupakan salah satu cara menghindari masuknya debu dan serbuk sari dari luar rumah. Anda bisa menyediakan sandal khusus dalam rumah untuk tamu dan anggota keluarga Anda.

3. Ganti pembersih vakum di rumah

Ada baiknya Anda segera mengganti pembersih vakum dengan filter HEPA yang mampu menyerap alergen.

4. Mengganti gorden

Selain pembersih vakum, Anda juga perlu mengganti gorden dengan bahan lebih ringan dan memiliki sedikit lipatan. Gorden berbahan berat dan penuh lipatan dapat menyimpan lebih banyak debu dan alergen. Anda juga dapat mengganti gorden Anda dengan tirai (blinds) yang dapat dengan mudah Anda bersihkan.

5. Hindari karpet

Mulai sekarang, baiknya menghindari penggunaan karpet, terutama karpet yang menutupi seluruh lantai rumah Anda. Karpet jenis ini sangat sulit dibersihkan.

Usahakan menggunakan lantai dengan jenis lain seperti kayu, keramik, atau linoleum. Jika terpaksa menggunakan karpet, jangan lupa untuk membersihkannya secara berkala dengan menggunakan pembersih vakum berfilter HEPA. Setelah itu, bersihkan kembali dengan pembersih uap. Cara ini memastikan Anda membersihkan karpet dengan temperatur yang tepat. Temperatur terlalu rendah tidak mampu menghilangkan penyebab alergi dari karpet.

6. Melapisi peralatan tidur

Anda bisa segera melapisi matras, bantal, dan guling di kamar Anda. Kebiasaan ini mampu melindungi Anda dari tungau debu. Jangan lupa, pastikan Anda membersihkan seprai dan sarung bantal-guling Anda dengan air hangat.

7. Jangan menumpuk barang

Hindari menumpuk barang-barang di bagian bawah tempat tidur Anda. Terlalu banyak barang membuat debu menumpuk dan sangat sulit Anda bersihkan.

8. Bersihkan filter pendingin udara

Satu tidak boleh luput adalah membersihkan filter pendingin dan kipas secara berkala. Selain itu, bersihkan juga ventilasi ruangan Anda sebab bagian-bagian ini dapat menumpuk debu. Jika debu sudah terlalu banyak menumpuk, debu akan kembali tersebar ke udara.

9. Awasi hewan peliharaan

Jangan biarkan hewan peliharaan Anda masuk ke dalam kamar Anda. Terutama bulu kucing, cukup berpotensi menimbulkan alergi.

10. Udara bersih

Pastikan udara di dalam rumah Anda benar-benar bersih. Anda bisa membuka jendela untuk membiarkan masuknya udara segar ke rumah. Bila perlu, gunakan filter agar udara yang masuk ke rumah bebas dari alergen. Tentu, Anda pun tidak boleh merokok di dalam rumah!

SUMBER : KOMPAS.COM

Posted in SOLID WOOD | Leave a comment

Jenis-jenis Lantai Kayu Solid dan cara pemasangannya


Secara garis besar, lantai kayu solid dibagi 2 jenis yaitu Finished dan Unfinished.

Apabila anda berkunjung ke satu toko bangunan ataupun toko yang khusus menjual lantai kayu, kemudian anda melihat ada display bilah-bilah lantai kayu yang permukaannya sudah halus mengkilat dan indah, bisa dipastikan ada sedang melihat bilah lantai kayu jenis Finished. Lantai kayu jenis ini permukaannya difinishing menggunakan zat yang hanya bisa kering sempurna apabila disinari dengan sinar Ultraviolet, oleh karenanya biasanya lantai jenis ini disebut UV Finished. Pada umumnya toko-toko bahan bangunan yang menjual lantai kayu hanya menjual jenis UV finished ini.

Mungkin anda mengira bahwa perbedaan antara bahan lantai kayu Finished dan Unfinished hanyalah sekedar bahwa yang Unfinished adalah bahan lantai kayu yang belum selesai dalam proses produksi, sedangkan yang UV Finished sudah final dan siap dipasang, hanya itu perbedaannya. Ternyata perkiraan anda kurang tepat. Kedua jenis bahan lantai kayu ini nantinya dalam proses pemasangan akan menempuh “jalur” yang sangat berbeda. Bahan lantai kayu yang UV Finished akan dipasang menggunakan sistem Floating, sedangkan yang Unfinished akan dipasang menggunakan sistem Gluedown. Dua sistem ini secara teknis tidak mungkin dibolak-balik, UV Finished tidak mungkin bisa dipasang menggunakan sistem Gluedown, sedangkan yang Unfinished sangat tidak tepat apabila dipasang menggunakan sistem Floating.

* Sistem Floating : 

adalah cara pemasangan lantai kayu dimana bilah-bilah bahan lantai tidak di lem langsung diatas aci, tetapi antara aci dan bilah bahan lantai kayu diberi bahan perantara yaitu Foam khusus, atau bisa juga bahan Foam tsb diganti dengan Triplex. Kegunaan Foam atau Triplex ini adalah untuk meng-antisipasi aci yang tidak rata. Aci, karena dibuat oleh tangan manusia, maka tidak mungkin akan rata seperti kaca, disana sini pasti akan terjadi ketidak-rataan atau terjadi benjolan-benjolan pada permukaan semen yang apabila bilah lantai kayu ditempelkan langsung pada aci tentu permukaan lantai kayu juga akan naik turun tidak rata mengikuti permukaan aci dibawahnya. Apabila bahan lantai sudah difinishing tentu permukaan lantai kayu tsb tidak mungkin lagi di serut/sanding untuk meratakan permukaan, karena kalau hal ini dilakukan tentu lapisan finishing akan terkelupas.

Supaya permukaan lantai kayu yang sudah UV Finished bisa rata walaupun dipasang diatas aci yang kurang rata, maka dibawah bilah bahan lantai kayu perlu dipasang Foam atau Triplex yang dipaku tembak pada aci.

Pemasangan lantai kayu menggunakan Foam ini sangat mudah dilakukan, apalagi saat ini dipasaran banyak tersedia bahan lantai kayu UV Finished yang pada tepinya diberi takik pengunci yang disebut Click System. Dengan sistem klik ini, untuk memasang lantai kayu tsb anda tinggal menggelar Foam diatas aci atau diatas lantai keramik, kemudian satu per satu bilah lantai kayu anda letakkan saling mengunci satu sama lain tanpa lem, seperti menggelar karpet. Ada juga bahan lantai Finished yang tanpa pengunci, sehingga pemasangannya memerlukan lem.

Kemudahan dan kecepatan cara pemasangan lantai kayu jenis UV Finished bukannya tanpa kelemahan. Konsekwensi logis dari cara pemasangan ini adalah Foam atau Triplex yang lebih cepat rusak dibanding bilah lantai kayunya. Disamping itu, untuk lantai kayu UV Finished yang memakai sistem klik, seiring berjalannya waktu, apabila kelembaban diudara menjadi tinggi, apabila diinjak akan mengeluarkan bunyi berderit-derit.

Lantai kayu yang sudah bertahun-tahun terpasang, kemudian dibongkar untuk diganti Foam atau triplex dibawahnya, mempunyai resiko kerusakan yang tinggi, bahkan untuk pemasangan yang menggunakan lem, hampir bisa dipastikan bilah lantai kayu itu akan rusak.

Kelemahan lain yang mungkin untuk sebagian orang tidak bisa diterima adalah celah antar bilah yang akan lebih terlihat, tidak seperti pemasangan dengan sistem Gluedown dimana bilah-bilah lantai kayu terlihat rapat menyatu tanpa celah yang terbuka.

* Sistem Gluedown :

adalah cara pemasangan lantai kayu yang khusus diperuntukan bagi produk lantai kayu yang belum difinishing (Unfinished). Sistem Gluedown adalah merekatkan langsung bilah lantai kayu ke aci menggunakan lem. Karena bilah-bilah lantai kayu belum di finishing, apabila setelah selesai dipasang terjadi ketidak-rataan pada permukaan akan bisa diatasi dengan jalan dilakukan peng-ampelas-an (sanding) menggunakan alat khusus. Setelah beberapa kali dilakukan sanding, celah-celah antar bilah ditutup dengan woodfiller kental, sedangkan permukaan bilah di guyur dengan woodfiller yang lebih encer. Setelah dilakukan sanding lagi, kemudian di aplikasikan sanding sealer sebelum dilakukan finishing beberapa lapis menggunakan Polyurethane.

Hasil dari pekerjaan yang cukup rumit dan menuntut skill dan pengalaman ini adalah lantai kayu yang halus mulus dan nampak menyatu tanpa adanya celah antar bilah yang terbuka. Disamping penampilan finishing dengan Polyurethane yang terkesan lebih mewah, juga lantai kayu yang dipasang dengan sistem Gluedown ini lebih tahan air karena keseluruhan permukaan lantai kayu terutup rapat oleh woodfiller, sanding sealer dan zat Polyurethane.

Kelemahan dari sistem Gluedown adalah pengerjaannya yang memakan waktu lama, harus dikerjakan oleh orang yang berpengalaman dan peralatan khusus yang diperlukan untuk melakukan finishing pada sistem Gluedown ini harganya relatif mahal. Kelemahan karena waktu pengerjaan yang lama menjadikan sistem ini bukan pilihan tepat untuk pemasangan yang bersifat renovasi pada kantor-kantor atau toko, rumah makan dan tempat bisnis lain yang tidak mungkin bisa mentoleransi “gangguan” untuk waktu yang cukup lama (sekitar 3 minggu). Untuk tempat-tempat seperti ini maka sistem Floating dengan bilah-bilah yang sudah UV Finished mungkin menjadi pilihan satu-satunya.

Posted in Parket, SOLID WOOD | Leave a comment

Perawatan Cara Bersihkan Lantai Anda


Harian:

pembersihan harian dilakukan dengan menyapu atau menggunakan penghisap debu untuk menghilangkan debu dan kotoran kotoran yang dapat menggores permukaan kayu. pastikan roda ujung penghisap debu tidak menggores kayu, jika anda ragu, gunakan ujung model sapu pada penghisap debu anda.

Mingguan:

Bersihkan Keset pada ruangan untuk menghilangkan debu dan kotoran kotoran yang tersimpang di dalamnya. Bersihkan pula bagian bagian lantai yang susah di jangkau seperti bawah tempat tidur dan bawah sofa.

 ————————————————————————————————————————————–

Cara termudah untuk memperbaiki goresan yang mungkin timbul adalah dengan menyamarkannya dengan lilin lantai (floor wax).
cara melakukan proses waxing :

  • Bersihkan area tergores lebih dulu dengan vacuum lalu bubuhkan floor wax pada lap bersih
  • Usapkan pada lantai dengan gerakan melingkar untuk menyamarkannya
  • Ambil kain bersih lainnya dan ratakan floor wax
  • Pastikan tidak ada bekas lilin yang meluber ke mana-mana

Semoga bisa membantu…

Posted in Parket, SOLID WOOD | Leave a comment

Pilihan flooring dengan kayu keras


Ketika mempertimbangkan lantai kayu (flooring) untuk rumah Anda, perlu diketahui bahwa tidak semua jenis kayu dapat digunakan sebagai pelapis lantai. Banyak orang yang mengira bahwa letak perbedaan material kayu keras itu hanya pada jenisnya apakah berasal dari pinus atau cemara, sebuah pohon oak atau sebuah hemlock. Padahal sebenarnya tidak hanya jenisnya saja yang layak dipertimbangkan namun juga gaya serta kelas dari kayu tersebut.

Berikut ini adalah beberapa hal yang layak menjadi pertimbangan ketika ingin memilih bahan untuk lantai kayu (flooring) di rumah Anda :

1. Mana yang paling cocok dengan selera gaya dekorasi Anda? Hal ini penting karena setiap hari Anda akan berjalan di atasnya selama bertahun – tahun. Salah satu gaya untuk lantai kayu (flooring) adalah dengan parket. Parket adalah lantai kayu yang berupa rangkaian potongan – potongan kayu membentuk suatu desain geometrik. Variasi parket sendiri bisa berukuran antara 3 sampai 8 inci, ada juga yang model strip mirip dengan papan berpola linear biasanya berukuran 1,5 – 3 inci.

2. Apa jenis kayu yang terbaik sesuai dengan kebutuhan Anda? Oak adalah pilihan lantai kayu yang paling tahan lama, tetapi juga yang paling mahal. Pinus dapat memberikan tampilan yang lebih tradisional, dan juga sangat tahan lama. Maple merupakan lantai kayu keras yang sering jadi pilihan populer karena memiliki warna alami.

3. Lihatlah berbagai jenis – jenis lantai kayu. Salah satu jenis lantai kayu keras adalah yang dilapisi akrilik. Prosesnya sendiri berupa penyuntikan akrilik cair ke dalam kayu untuk membuat hasil akhir yang sangat keras dan tahan lama. Pemakaian pelapis lantai kayu semacam ini biasanya untuk kamar mandi, dapur dan area lain yang memiliki tingkat kelembaban tinggi.

4. Jika Anda ingin lantai Anda memiliki tampilan dan nuansa rumah bergaya Victoria, maka lantai kayu dengan pola goresan manual dapat menjadi pilihan. Tampilan pelapis lantai seperti ini menawarkan tampilan lantai yang seakan – akan telah bertahun-tahun, meskipun baru saja dipasang. Potongan – potongan kayu ini di gores secara manual dengan tangan untuk memunculkan karakter alami dari kayu.

Posted in SOLID WOOD | Leave a comment

Merawat Lantai dari Material Kayu


Kayu, merupakan lantai alternatif yang memiliki nilai seni yang cukup tinggi, tapi lantai kayu juga dapat menjadi malapetaka untuk si penggunanya..

Pada dasarnya material dari kayu, amat sangat rentan terhadap perubahan cuaca dan rayap. Tapi dengan pengolahan dan tekologi yang ada saat ini, lantai kayu menjadi salah satu alternatif untuk lantai rumah mewah ataupun perkantoran. Tapi dengan pengolahan yang kurang baik atau kurang matang maka akan membuat tampilan rumah terlihat buruk dan fungsi dari lantai tersebut bisa terganggu.

LANTAI KAYU BERMUTU

Untuk mendapatkan lantai kayu yang bermutu dan sesuai dengan harapkan, maka fungsi material kayu tersebut maksimal, harus diperhatikan beberapa hal, diantaranya adalah harus memilih jenis kayu yang tahan cuaca dan rayap. Misalnya, kayu jati, eboni, besi atau ulin, damar laut, bangkirai, dan merbau. Selain itu harus di pastikan kayu yang digunakan memiliki kadar air yang sangat minimal. Karena kandungan air tinggi dapat membuat kayu menjadi memuai, susut, atau retak. Selain itu lakukan pula proses finishing dan pelapisan dengan zat anti rayap. Dan jika ingin memperoleh tekstur permukaan, pakailah pelitur atau vernis, bisa juga dengan mengecatnya dengan cat kayu.

Untuk lantai kayu akan lebih baik menggunakan kayu jenis solid, karena kayu solid tersebut tahan dari serangan rayap selain memiliki tekstur yang cantik. Selain itu buat susunan kayu yang seimbang dengan bidang furniture. Lantai yang memanjang bisa menggunakan susunan vertical, sedangkan yang melebar bisa horizontal. Susunan yang tepat memudahkan perletakkan furniture. Agar tampilan lantai kayu maksimal, sebaiknya pastikan kondisi muka lantai dasar rata dan rapi. Lantai tak rata bisa merusak kayu dan suasana ruang.

Untuk hasil yang maksimal harus dikerjakan oleh instaler yang profesional, dan untuk pemasangan lantai kayu tidak memerlukan waktu lama, karena hanya memerlukan waktu 1-2 hari.

Pemasangan lantai kayu tidak harus membongkar lantai lama, seperti Lantai keramik, marmer, lantai semen ACIAN dan lantai kayu lama bisa di tumpuk dengan lantai kayu kita.

Pada dasarnya lantai kayu hanya mampu atau bisa menahan air dari lapisan atas saja. Oleh karena itu pencucian lantai kayu tidak diperbolehkan, sangat di anjurkan untuk memakai alat pembersih lantai khusus. Pada dasarnya tumpahan air pada lantai kayu tidak terlalu bermasalah, asal sesegera mungkin dikeringkan (tidak ditinggalkan berhari-hari).

KELEBIHAN LANTAI KAYU

Kelebihan menggunakan lantai kayu adalah, sejuk waktu panas, hangat waktu dingin, Indah & anggun, Nyaman Akrab, Tidak Masuk angin kalau ditiduri, Hygienic & Non Allergy, Tidak membongkar & merusak lantai awal. kondisi lapisan tidak sampai mengelupas (10 tahun garansi), Tahan noda & Tahan Gores (ada lapisan corundum crystal), Tidak berobah warna (10 tahun garansi), Tahan api rokok (ada lapisan corundum crystal), Tahan air & waterproof (lapisan atas laminate).

Selain tersebut diatas lantai kayu mempunyai banyak warna & corak untuk menyesuaikan dengan interior yang diinginkan, Tidak bau, tidak nempel debu & mudah dibersihkan, Mudah diperbaiki & diganti, Tidak luka parah kalau jatuh di atasnya, Tidak berisik pada saat diinjak, Tidak perlu diamplas, diwax/difinish ulang, Tapi di sambungan & tidak lengkung, Bernilai tinggi & ekonomis, Tidak lembab di ruang AC, Cocok untuk daerah tropis maupun pegunungan, Cocok untuk ruangan audio & video anda, Hemat waktu pemasangan & pemeliharaan, Didukung accesories untuk keindahan ruangan anda, tidak perlu di tambah lapisan pelindung, tidak perlu membongklar lantai lama.

Selain itu, cara yang terbaik untuk perawatan lantai kayu bisa melalui petunjuk khusus yang direkomendasikan oleh pabrik lantai kayu yang memproduksinya. Tapi secara umum untuk pembersihan dan pencegahan terjadinya kerusakan lantai kayu di rumah.

Untuk membersihkan lantai kayu dapat menggunakan sapu lembut berbahan bulu atau sulah, karena walaupun lantai kayu tersebut anti gores, tidak menutup kemungkinan terjadi goresan akibat kesalahan memilih sapu.  Selain itu pergunakan sikat yang lembut pada vacuum cleaner agar lantai terhindar dari goresan. Bersihkan lantai dengan vacuum 1 atau 2 kali seminggu.

Walaupin lantai kayu yang kita miliki termasuk dalam lantai kayu yang bermutu tinggi, alangkah baikknya menghindari lantai kayu dari air yang merupakan musuh terbesarnya. Apabila lantai kayu tersebut terkena air maka dapat dibersihkan dengan handuk lembut, lalu keringkan.

Pada saat membersihkan lantai kayu, pergunakanlah lap yang kering. Air dari lap basah dapat merembes ke dalam pori-pori lantai kayu yang mengakibatkan kerusakan. Karpet dapat dijadikan alternatif untuk menutupi lantai kayu, terutama pada area yang paling sering dilalui. Namun pilihlah karpet dengan lapisan yang tidak licin sehingga tidak mudah tergeser.

Sering-seringlah membersihkan area karpet ini dengan vacuum agar debu tidak turun melalui serat-serat karpet dan mengotori lantai kayu. Hindari memakai alas kaki yang berat atau hak tinggi di atas lantai kayu Anda. Selain mengakibatkan goresan, beberapa hak sepatu juga dapat mengakibatkan lekukan pada lantai kayu.

Jangan pernah menggeser furniture di atas lantai kayu Anda. Pergunakan alas yang lembut seperti lap atau handuk pada bagian bawah furniture saat hendak memindahkannya, hal ini menghindarkan terjadinya goresan pada lantai kayu Anda.

Pergunakan keset pada tiap-tiap akses keluar-masuk ruangan untuk mengurangi kotoran yang dibawa oleh sepatu. Yakinkan Anda mengikuti petunjuk yang direkomendasikan oleh pabrik untuk menghilangkan goresan pada lantai kayu. Bila ada kerusakan yang disebabkan oleh air, kemungkinan akan sangat sulit memperbaikinya. Beberapa tipe lantai kayu mungkin membutuhkan proses waxing atau pengkilapan lantai secara teratur. Dapatkan rekomendasi dari pabrik mengenai hal ini dan perawatan lantai kayu lainnya secara khusus.

Sumber : www.proyeksi.com

Posted in SOLID WOOD | Leave a comment

Sejarah Parket


Apa itu parket? Parket (Inggris : parquet) adalah geometris mosaik potongan kayu yang digunakan untuk efek dekoratif. Dua penggunaan utama dari parket yg bergambar adalah sebagai pola veneer pada pola mebel dan blok untuk lantai. Pola Parket adalah segitiga sepenuhnya geometris dan bersiku, belah ketupat. Pola lantai kayu (parquet) yang paling populer adalah herringbone (Penggunaan bentuk melengkung dan alam merupakan tatakan daripada parket yg bergambar).

Asal Parket

Kata ini berasal dari parqueterie Perancis (dari parquet). Persegi diagonal besar dikenal sebagai parket de Versailles diperkenalkan 1684, sebagai parket de menuiserie (“kayu parket”), untuk menggantikan lantai marmer yang memerlukan pencucian yang sering, yang cenderung membusukkan balok di bawah lantai. Parquets en lozange tersebut dicatat oleh arsitek Daniel Swedia Cronström di Versailles dan di Grand Trianon di 1693.

Penggunaan di NBA

Salah satu lantai parket yang paling terkenal adalah yang digunakan oleh Boston Celtics di NBA. Lantai Kayu asli, yang dipasang di rumah original Boston Celtics Arena pada tahun 1946, dipindahkan utuh ke Boston Garden pada tahun 1952 dan digunakan di sana sampai tim pindah ke FleetCenter pada tahun 1995, sekarang dikenal sebagai TD Garden. Lantai Kayu nya tetap utuh dan digunakan sampai dipotong dan dijual sebagai souvenir pada tahun 1999, setelah pembongkaran 1998 Boston Garden. Hari ini Celtics bermain di lantai parket di dalam TD Garden yang menggabungkan bagian-bagian lama dan baru.

Lantai Parquet serupa dirancang dan dibuat untuk Orlando Magic, Minnesota Timberwolves, Denver Nuggets dan New Jersey Nets. Dari empat team hanya Magic tetap menggunakan lantai parket (yang dialihkan ke Pusat Amway dari Amway Arena), Nets adalah yang pertama dari tim untuk beralih ke lapangan beton biasa (meskipun lantai parket lama mereka terus digunakan untuk pertandingan basket perguruan tinggi), dengan membuang Nuggets lantai parket mereka setelah McNichols Olahraga Arena dirobohkan dan Timberwolves memasang lantai baru di Target Center untuk musim 2008-09.

Posted in Parket, SOLID WOOD | Leave a comment